Setelah melalui perjalanan panjang selama 12 tahun, akhirnya Mesin Paijo STX-2 keluar sebagai finalis lomba Ristek-Medco Energi Award 2007 ( 5 besar ). Perjuangan berat belum usai, bahkan baru dimulai babak terberat. Presentasi finalis akan dilaksanakan di Jakarta tanggal 25 Juli ( Rabu minggu depan ). Jadi saya istirahat ngeblog lagi untuk sementara waktu untuk persiapan presentasi. Mohon dukungan doa dari teman-teman semua. Terimakasih dan salam eksperimen.
Paijo berkata,
Juli 19, 2007 pada 10:40 am
Untuk pak Dewo, mohon dukungan doa dari bapak. Liputan dan fotonya, akan saya posting setelah selesai final. Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
wurie berkata,
Juli 19, 2007 pada 10:46 am
Selamat Kang Paijo, sudah masuk finalis nasional dan selamat berjuang untuk memboyong piala ………….sukses selalu. GBU
Irwan berkata,
Juli 19, 2007 pada 2:41 pm
Selamat bung…
Eh ngomong2 mesin kaya apa sih?
mrtajib berkata,
Juli 19, 2007 pada 8:55 pm
Istiaraht ngeblog gakppa pak, yang penting….sukses…
Selamat…perlu syukuran….. he he he he
mrtajib berkata,
Juli 19, 2007 pada 8:57 pm
oh ya, mesinnya kaya apaan sih? Mbok dipotret…biar tahu.Moso sih,sudah koment kasih selamat,mlah kagak tahu mesinnya…
*jadi malu……*
Paijo berkata,
Juli 20, 2007 pada 8:52 am
@ Wurie
Terimakasih atas dukungannya.
@ Irwan
Terimakasih atas dukungannya, kalau sudah selesai akan saya posting fotonya.
@ Mrtajib
Terimakasih atas dukungan mas Tajib, yang tepat bikin selamatan supaya semua selamat dan lancar. Kalau sudah selesai lomba alatnya akan saya foto dan saya posting di blog saya biar gak pada penasaran.
Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
Paijo berkata,
Juli 20, 2007 pada 9:08 am
@ Wurie
Terimakasih atas dukungannya
@ Irwan
Terimakasih atas dukungannya. Kalau sudah selesai lomba, fotonya akan saya posting di blog ini.
@ Mrtajib
Terimakasih atas dukungan Mas Tajib. Yang paling pas kayaknya bikin selamatan mohon kepada Tuhan agar semua selamat dan sukses. Kalau lomba sudah selesai, saya akan posting foto alatnya di blog biar gak pada penasaran.
Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
n0vri berkata,
Juli 20, 2007 pada 10:46 am
Selamat yo, Mas…
Semoga bisa menang
*makan-makan*
kakilangit berkata,
Juli 21, 2007 pada 12:30 pm
terus semangat paklik, semoga sukses
dewo berkata,
Juli 22, 2007 pada 1:54 pm
Saya doakan Pak. Semoga berhasil.
Kalau butuh apa-apa, silakan kontak saya di: 081932509003.
GBU.
iqbal berkata,
Juli 22, 2007 pada 4:04 pm
selamat yaa. ikutan penasaran aah. semoga sukses.
Paijo berkata,
Juli 23, 2007 pada 8:50 am
@ Novri
Terimakasih atas dukungannya, nanti kalau saya makan-makan saya akan ingat mas Novri
@ Kakilangit
Terimakasih atas dorongan semangat dan doanya
@ Dewo
Terimakasih atas dukungan doanya pak, saya akan kontak bapak lewat HP di Jkt besok. Semoga kita bisa copy darat.
@ Iqbal
Terimakasih atas dukungannya, kalau sudah selesai saya akan posting fotonya untuk mengobati rasa penasaran para pengunjung blog ini.
Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
Prenjak berkata,
Juli 23, 2007 pada 1:55 pm
Sukses mas Paijo. ojo lali oleh – olehnya. Piala yang paling Gueedee….
devry berkata,
Juli 23, 2007 pada 2:42 pm
Ehm… semoga mesin paijo yang dibikin dan dihitung dengan matang (emang telur rebus…
) bisa sukses, bro!
admin berkata,
Juli 23, 2007 pada 6:07 pm
Jika tidak berkeberatan, hasil tulisan & liputan selama lomba Ristek – Medco Energi akan dimuat di situs EnergiPortal.
Paijo berkata,
Juli 24, 2007 pada 3:41 pm
@ Prenjak
Saya bawakan tugu monas mau gak ?
@ Devry
Terimakasih atas dukungannya, mesin paijo memang bisa untuk merebus telur atau membakar ikan kok.
@ Admin
Halah, wong saya ini gak pinter bikin liputan kok. Bahasa saya pating pecothot, tapi kalau mau boleh dimuat.
Salam eksperimen untuk semua.
Pak Paijo Finalis Ristek-Medco Energy Award « Emanuel Setio Dewo berkata,
Juli 26, 2007 pada 2:37 pm
[...] Kam 26 Jul 2007 Pak Paijo Finalis Ristek-Medco Energy Award Posted by dewo under Personal Kemarin (Rabu 25-07-2007) Pak Paijo mempresentasikan karyanya, yaitu mesin STX-2 di depan juri di ajang Ristek-Medco Energi Award 2007. [...]
Mbelgedez berkata,
Juli 26, 2007 pada 4:50 pm
Pasti mesinnya canggih bangets, macem Time Machine gitulah. Soalnya kan dirahasiakan sampai lomba usai, Paijo baru mau posting itu fotonya. Takut terungkap rahasianya…..
Well…. PF yo pak. Ono wong ndeso pinter….
passya berkata,
Juli 28, 2007 pada 2:07 pm
Good luck !
oiprayogi berkata,
Juli 29, 2007 pada 3:58 am
udah kelar lombanya, tinggal kabarnya nih. penasaran tenan. tak enteni…
Paijo berkata,
Juli 30, 2007 pada 8:41 am
@ Pak Dewo
Terimakasih atas dukungan doa dan dorongan semangat yang telah bapak berikan pada saya selama ini. Saya sangat beruntung dikarunia keluarga, sahabat-sahabat, dan teman-teman yang mengerti dan dan mendukung aktivitas saya baik di tempat kerja maupun sebagai eksperimenter freelance. Hal itu merupakan modal terbesar bagi saya disamping talenta yang telah Tuhan berikan pada saya. Kadang saya merasa bahwa karunia itu terlalu besar untuk saya. Tapi saya bertekad untuk terus mengembangkan talenta saya agar bisa bermanfaat bagi sesama.
Setelah lomba usai, pekerjaan selanjutnya adalah menyempurnakan Mesin Paijo STX-2 agar siap dipatentkan. Menurut perkiraan saya, hal itu memerlukan waktu minimal 3 bulan karena hanya dapat saya lakukan sesudah pulang kantor jam 16.00.
@ Mbelgedez
Dibilang canggih … gak juga, karena salah satu kelebihan Mesin Paijo STX-2 justru terletak pada kesederhanaannya. Seluruh bagiannya bekerja secara mekanik dan hanya ada satu komponen yang bergerak yaitu katup pengendali siklus. Terimakasih atas dukungannya.
@ Passya
Terimakasih dukungannya pak.
@ Oiprayogi
Lombanya memang udah kelar, tinggal nunggu hasilnya. Mungkin dalam minggu ini sudah ada pengumuman hasil lomba. Kalau sudah ada pengumuman, nanti saya posting di blog supaya gak penasaran lagi.
Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
mbelgedez berkata,
Juli 31, 2007 pada 4:01 pm
Ya tapi mbok ya crita, itu mesin apa gitu lho pak. Sungguh mati aku jadi penasaran. (kayak rhoma Irama aja).
Btw, ngurus patent mahal juga lho pak, skitar 60 juta….
suprie berkata,
Juli 31, 2007 pada 9:58 pm
Selamat berjuang Mas…..Semoga success.Amien!!!!
dewo berkata,
Agustus 1, 2007 pada 8:53 am
Pak Paijo,
Luar biasa, sungguh karunia yang indah. Semoga talenta Bapak tumbuh, berkembang dan berbuah.
Tuhan memberkati.
Paijo berkata,
Agustus 1, 2007 pada 11:20 am
@ Mbelgedez
Sabar dulu, saya masih capek karena kegiatan saya nonstop sejak bulan Maret lalu yaitu LCEN di ITS dan Ristek Medco Energi Award ini. Praktis hanya ada jeda satu minggu sejak saya tiba dari Surabaya kemudian langsung persiapan lomba yang terakhir ini.
Soal mahalnya ngurus patent, memang benar. Tapi kalau itu investasi, mengapa tidak. Saya yakin akan jalan untuk mendapatkan dana itu.
@ Suprie
Iya … terimakasih doanya, semoga demikian.
@ Dewo
Itu semua bisa terjadi hanya karena kehendakTuhan semata, semoga saya bisa menjalankan amanah yang ada dibalik semua karunia itu.
Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
birong berkata,
Agustus 2, 2007 pada 1:20 am
Selamat, semoga karya anda mendapat pengahargaan dari masyarakat, Bung paijo, pemenang yang abadi juara dimasyarkat dan Tuhan. Doaku andalah memenangnya.
passya berkata,
Agustus 7, 2007 pada 10:09 pm
liputannya dong pak, ditunggu ya…
Paijo berkata,
Agustus 8, 2007 pada 9:40 am
@ Birong
Saya akan terus berusaha agar mesin ciptaan saya tersebut bermanfaat dan dapat diterima oleh masyarakat.
@ Passya
Liputannya akan saya posting sesudah penerimaan tanda penghargaan dari Menristek atau Wapres hari Jumat ini ( 10 Agustus 2007 ) dalam acara HAKTEKNAS ( Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ) di Jakarta.
Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.
arysubagia berkata,
Agustus 11, 2007 pada 12:47 am
Selamat atas keberhasilannya sebagai finalist Medco-Energi dan Bangkitkan Terus Kreatifitas hingga Indonesia mejadi negara Teknologi karena diri sendiri
arysubagia berkata,
Agustus 11, 2007 pada 1:01 am
Besok Kita Kembali Tapi ide cemerlang tidak boleh kembali
Kopdar Dengan Paijo « Emanuel Setio Dewo berkata,
Agustus 11, 2007 pada 11:04 pm
[...] sedikit waktu seorang blogger experimenter yang baru saja memperoleh penghargaan peringkat 3 Ristek-Medco Energi Award dengan mesin STX-2. Tak lain dan tak bukan, dia adalah Paijo. Sayang sekali Bune dan Mbelgedez [...]
arysubagia berkata,
Agustus 13, 2007 pada 12:11 pm
Pak Sarno saya ary dari Bali Unud (medco-finalist) Bisa minta tolong dilistkan untuk proses pembuatan blogwebnya terima kasih semoga baek – baek aja lanjutkan risetnya
mbelgedez berkata,
Agustus 16, 2007 pada 7:27 pm
Maap pak Paijo. Mungkin ini agak nyampah dikit. Soal nick ku, dulu bisa nge link juga. Tapi skarang jadi mati mungkin ada yang tak oprek tapi lupa mbalikinnya. ini sekarang lagi tak coba. Kalo nyala lagi, berarti bisa nge link.
Tak nyoba dulu…..
dewo berkata,
Agustus 18, 2007 pada 1:06 am
@Mas Mbelgedez,
Akhirnya sudah bisa ngelink ya? Hihihi… beda ngga sih antara ngoprek dengan eksperimen?
Salam.
upiek berkata,
Agustus 22, 2007 pada 5:36 pm
huhuhu… kang… saya doakan yg terbaik buat yg kali ini…
tp apa iya buat nurunin berat badan mpe 10 kilo yg kita butuhkan adalah ikutan tes2 begonoan? huhuhu… yg ada 10 kilo itu turunnya di bagian kepala doang. krn gak bs mikir terlalu lama…
hehehe…
tetep semangat dah pokokna buat kan paijo. dan tentunya all da best
Fajar Gustami berkata,
Oktober 13, 2007 pada 6:21 pm
Selamat dan sukses buat pak Paijo.
Dari awal saya masuk ke blog bapak,sangat berharap sekali mesin buatan bapak yang “nyeleneh” buat kaum awam seperti saya ini dapat menjadi kenyataan.akhirnya datang juga setitik harapan yang selama ini terpendam untuk mengerti mesin anti “ora ono tunggale”.Semoga dapat segera dapat direalisasikan.Thanks
ifull berkata,
November 1, 2007 pada 12:18 am
assalamualaikum.
Pak saya ingin bertanya bagai mana cara supaya mesinrumput bisa di jadikan sebuah alat transportasi seperti misalnya sepeda yang menggunakan mesin rumput. jadi makssud saya saya mau minta tolong bagai mana cara membuatnya
ardy berkata,
November 1, 2007 pada 6:39 pm
salam kenal pak paijo saya pendatang baru klo saya boleh tau pak paijo tinggal didaerah mana? klo bapak mengijinkan dan ada waktu saya ingin mampir ketempat bapak dan ingin melihat hasil penelitian bapak. mungkin saya telat ngasi ucapan selamat tapi ga apalah lebih baik terlambat daripada ga sama sekali. semoga sukses dan tambah berjaya….! gimana hasil eksperimenya ko blum ada gambarnya pak?
salam eksperimen
smoga sukses slalu
J-K anak baru tau mesin berkata,
Desember 3, 2007 pada 12:00 am
Alo salam kenal…saya jimmy
Selamat ya..sukses selalu ya
kalo boleh tau,mesin seperti apa ya??
Apakah untuk memulai sesuatu yang baru itu susah ya??
ThX b4 ya…God be with U
hadi berkata,
Desember 14, 2007 pada 11:36 am
Dear cak paijo….
Saya pendatang baru yang tertarik dengan ide brilian cak jo (kalo boleh saya panggil gitu),dan jadi ingin mencoba membuat alat yang dapat membuat listrik misalkan kincir angin ato apalah yang penting murah meriah karena tujuan saya adalah mengurangi beban biaya hidup dimana dapat saya mulai dari memangkas pemakaian listrik dari PLN yang notabene tiap bulan tidak sedikit biaya yang saya keluarkan untuk bayar listrik ke PLN.
Jadi mohon dengan sangat buat cak jo untuk memberikan solusi yang tepat buat saya kalo berupa gambar or skema mohon disertakan juga penjelasan yang detail karena saya bukan orang tehnik dan sertakan juga estimasi berapa biaya yang harus saya keluarkan.
Tidak menutup kemungkinan kalo manfaatnya besar akan saya sebarkan juga ke tetangga agar dapat merasakan juga ide brilian dari cak jo.
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
NB:Mohon jawabannya dikirimkan via email saja.
Thanks
Sukamto berkata,
Desember 27, 2007 pada 9:55 pm
mas paijo. Hebat end salut kagem sampeyan
aku orang nganjuk . Setelah moco forum ini aku jadi ingin nimbrung.krn bangsa ini perlu orang orang seperti sampaeyan yang mandiri dan mau ngembangi teknologi yang tepat guna . Ya kalu aku sowan Bppt dan instasi sejenis aku banyak melihat mereka sing cari proyek walo nggak sedikit yg masih mendedikasikan kerjanya untuk . penelitian , Tapi yaaa… seperti itu aku malu ngomongnya.
Kalu nggak keberatan aku dibantu dong design kincir angin untuk pengairan versi jenengan aku ingin sumbangsih untuk pertanian di kampungku tengkiu & maturnuwun
Budi Sulistyo berkata,
Desember 31, 2007 pada 11:38 pm
Kang Paijo memang hebat pisan euy!
Hendri Maja Saputra berkata,
Oktober 14, 2008 pada 10:15 am
Heeebat …. you .. the best
Pa paijo … (bagusnya dipanggil bapak apa om???)
Kalo dapat tulisan bagus yang berbentuk pdf atau doc dan sejenisnya, tolong kirim ke email ku ini donk….
Aq anak mesin yang baru mulai tertarik sama Ristek nih ….
Thanks,
ACHMAD HAMIR berkata,
Juni 3, 2009 pada 12:01 pm
Sebagai anak bangsa, kebanggaan akan ristek bangsa sendiri adalah mutlak. apalagi mesin 6 tak / PAIJO merupakan penemuan tehnologi yang LUAR BIASA, kami terus menunggu pengembangannya sampai benar2 dapat berpaedah tk industri otomotif kalo perlu industri maritim, SELAMAT BERJUANG MAS, DOAKU SELALU MENYERTAI SETIAP LANGKAHMU. buatlah dunia terbelalak melihat karya anak bangsa indonesia. THE BEST MAS PAIJO.
PUTRA BUGIS-MAKASSAR.
Ton's berkata,
Oktober 20, 2009 pada 7:44 pm
Slamet pak paijo…..boleh tau apa mesin anda mesin stirilng atau bukan???