LCEN, NYIA, IEYI, dan OSTW

Tidak terasa ternyata sudah 6 kali saya membimbing siswa dalam ajang Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) di ITS. LCEN memang merupakan lomba elektro yang paling bergengsi di Indonesia. Oleh karena itu tidak heran jika tingkat kompetisinya sangat ketat. Hal itu tentu saja membuat para peserta dan terutama finalis bekerja sangat keras untuk menjadi yang terbaik diantara yang sangat baik. Secara bobot materi, LCEN tidak kalah dengan lomba semacam NYIA yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) maupun INAICTA yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kementrian Kominfo). Hal itu dibuktikan dengan adanya beberapa karya finalis dan pemenang LCEN yang berhasil masuk final dan menang dalam ajang NYIA maupun INAICTA. Contohnya adalah Baskara dengan karyanya Pintu Air Tambak Otomatis, finalis LCEN XVI 2012 yang berhasil menjadi finalis INAICTA 2012. Contoh kedua adalah Wisnu dengan karyanya Detektor Telur Busuk, finalis LCEN 2009 yang berhasil menjadi juara kedua NYIA 2012, dan oleh LIPI akan dikirim ke International Exhibition for Young Inventor (IEYI) di Kuala Lumpur bulan depan (9-11 Mei 2013). Selain itu, finalis yang bersangkutan juga diikutkan seleksi untuk Outstanding Student for The World 2013 (acara OSTW 2013 ke negara Inggris) bersama-sama dengan para pemenang LKIR yang diselenggaran oleh Kementrian Luar Negeri (akan diambil 8 orang dari 11 orang yang dicalonkan oleh LIPI). Pada tahun-tahun sebelumnya juga sudah ada beberapa finalis dan pemenang LCEN lain yang sukses di lomba NYIA maupun IEYI seperti Linus Nara putranya pak Gunawan Siswoyo (yang juga pembimbing legendaris LCEN sejak LCEN pertama).

Akhir kata, saya mohon dukungan dan doa dari para bloger dan netter agar Wisnu dapat berhasil meraih medali emas di ajang IEYI 2013 dan lolos seleksi OSTW 2013. Terimakasih dan salam eksperimen.