PAIJO JUARA MENYANYI

PAIJO JUARA MENYANYI
By Paijo

Paijo, Paidin, Paimo, sedang berkemah di tepi danau di pinggiran hutan. Untuk menghangatkan badan dan menghalau kesunyian, mereka menyanyi diiringi gitar sambil duduk di dekat api unggun. Setelah mengantuk, mereka bertiga berunding untuk menentukan siapa yang harus berjaga agar api unggun tetap menyala sampai pagi untuk menghalau binatang buas agar tidak mendekati tenda. Ternyata perundingan gagal karena tidak ada yang bersedia berjaga dengan alasan ngantuk dan capek. Paijo mengusulkan untuk dilakukan undian, tapi Paidin dan Paimo menolak dengan alasan bahwa Paijo selalu beruntung dalam soal undian. Akhirnya disepakati untuk lomba menyanyi, tapi bukan kualitas nyanyian yang dinilai. Ketentuannya, setiap orang harus menyebutkan satu benda yang dapat dilihat saat itu dan kemudian menyanyikan lagu yang mengandung kata benda tadi. Nama benda maupun lagu tidak boleh diulangi oleh siapapun. Jika sudah terlanjur menyebutkan benda, tidak boleh diganti dengan benda lain, dan harus menyanyikan, jika gagal berarti kalah. Jika dalam waktu 2 menit belum menyebutkan bendanya atau belum dapat menyanyikannya, maka dianggap kalah dan harus berjaga juga. Untuk menentukan giliran, sepakat dilakukan undian dengan hasil urutannya adalah Paijo, Paimo, dan berikutnya Paidin. Disepakati juga bahwa giliran akan berputar terus sampai ada yang kalah. Berikut ini adalah cuplikan lomba tersebut.

Paijo yang mendapat giliran pertama, langsung menunjuk api unggun dan menyebut kata ”API” dan langsung menyanyi ”NAIK KERETA API, TUT TUT TUT, ….dst”.

Paimo yang giliran berikutnya, langsung menunjuk tenda dan langsung menyanyi ”TAK SENGAJA, LEWAT DEPAN RUMAHMU……KUMELIHAT ADA TENDA BIRU…dst”

Paidin juga langsung menunjuk gelas kopi di tangannya dan menyanyi ”GELAS-GELAS KACA, TUNJUKKAN PADAKU….SIAPA DIRIKU INI…..dst”

Ternyata, lomba berlangsung alot. Sudah banyak putaran dilewati tapi belum ada satupun yang kalah. Benda-benda yang disebut sudah banyak sekali, mulai dari asap, sinar, bintang, bulan, langit, pohon, air, danau, ombak, tanah, pasir, batu, daun, bambu, abu, bara, baju, topi, mata, mulut, rambut, kepala, dsb. Tapi lama kelamaan, mereka bertiga mulai kehabisan ide dan lagu yang dihafal.

Pada saat sulit tersebut, pas giliran Paijo yang saat itu sudah kehabisan ide dan hanya melihat sebuah ember kecil didepan tenda. Tanpa sadar, mulutnya nyeplos dan menyebut kata ”EMBER”. Secara spontan, Paimo dan Paidin tertawa terbahak-bahak dan meledek karena setahu mereka tidak ada lagu yang mengandung kata EMBER. Sesuai kesepakatan, maka Paijo harus menyanyikan lagu yang mengandung kata EMBER tersebut, kalau tidak maka dinyatakan kalah dan harus berjaga. Mereka sesumbar kalau Paijo dapat menyanyikannya, mereka yang akan berjaga malam itu. Setelah konsentrasi dan komat-kamit sebentar, akhirnya keluarlah nyanyian dari mulut Paijo : ”EMBER-ULANG KALI, AKU MENCOBA, UNTUK SLALU MENGALAH, dst”. Paidin dan Paimo kaget dan protes karena itu plesetan, tapi mereka menerima juga karena tidak ada kesepakatan yang melarang plesetan. Akhirnya Paijo dapat tidur nyenyak malam itu, sedangkan Paidin dan Paimo bergiliran berjaga. Terimakasih dan salam eksperimen.

Iklan

27 Komentar

  1. diajeng_kemayu said,

    Agustus 1, 2007 pada 8:01 pm

    qaK…qaK..qaK…qaK..qaaaaaaaaaaK….
    Paijo koncone Dimejo yoooooo…..????

    Bravo.. K..ang buat Peyutku tambah sakit….

  2. April 30, 2007 pada 9:37 am

    wekekek…
    seeprtinya ada yg menembak tepat disasaran nih…
    gw pny temen yg pake gigi palsu dan orgnya emg palsu abiss..
    jangan2 paijo jg menggunakan gigi palsu…sesama dilarang hujat menghujat euy…

  3. Paijo said,

    April 10, 2007 pada 7:44 am

    @ Upieksanupiek
    Seandainya Paidin dan Paimo juga nulis cerita di blognya masing-masing, pasti Paijo kalah melulu.
    Kalau soal barang palsu, ada lho barang yang laku dijual justru yang palsu, sedangkan yang aslinya justru tidak ada yang mau beli. Barang tersebut adalah gigi. Terimakasih dan salam eksperimen.

  4. April 9, 2007 pada 3:33 pm

    iya nih..
    kecap nomer satu yak???
    paijo kudu menang selalu dlm blog paijo…
    huhuhu..
    palsu!!!!

  5. Paijo said,

    Maret 7, 2007 pada 10:00 am

    @ Arifkurniawan
    Terimakasih mas Arif, tunggu cerita saya selanjutnya.

  6. Maret 7, 2007 pada 6:32 am

    Hehehe.. lumayanlah… menghibur Kang Paijo. Hehehe

  7. Paijo said,

    Maret 6, 2007 pada 1:26 am

    @ Masdhenk
    Komennya masuk setelah komen saya, gak apa-apa. LUTHU itu artinya LUcu kayak THUyul lho.

    @ Dewo
    Painem tinggal di rumah ngurus anak-anak. Saya bukan lulusan USM tapi lulusan SPK ( Sekolah Pelawak Kampung ) dan tegabung dalam organisasi profesi PALAPA JALUR Indonesia ( PersAudaraan peLAwak PAling JAyus seLURuh Indonesia ).

    @ Fazlurrahman
    Seandainya saya berdomisili di Jakarta atau Solo, mungkin saya bisa bergabung tengan TEAMLO ( Tembakan Ente Akan Makin LOyo ).

    Terimakasih dan salam eksperimen.

  8. fazlurrahman said,

    Maret 5, 2007 pada 4:39 pm

    wah pantes gabung ama teamlo kang paijo ki…

  9. dewo said,

    Maret 5, 2007 pada 9:56 am

    Hihihi…
    Paijo, Paidin, Paimo. Painem sedang kemana Pak?
    Jadi curiga nih. Jangan-jangan Pak Paijo itu lulusan USM (Universitas Sri Mulat).

    (** Kabur **)

  10. Paijo said,

    Maret 5, 2007 pada 4:22 am

    @ Latqueire
    Biar jayus … pede aja lagi

    @ Linoxs
    Mana ada lontong malam-malam begitu, di hutan lagi.

  11. masdhenk said,

    Maret 5, 2007 pada 4:22 am

    luthu juga
    wikikikikikiki…

  12. linoxs said,

    Maret 5, 2007 pada 3:48 am

    Untung aja paijo gak liat dan nyebut “lontong” sehingga menyanyikan lagu “Lontong bebek angsa” :))
    *ini baru jayus*

  13. latqueire said,

    Maret 5, 2007 pada 2:54 am

    wah… selamat yah sang juara :D..
    iiih kamu jayus deh mas..eh
    tapi jayus dan kreatif itu tipis loh heehehhe 😀

  14. Paijo said,

    Maret 5, 2007 pada 12:25 am

    @ t202
    Pasti bisa dilanjut. Btw … kok namanya pakai angka mirip Wirosableng ya.

    @ Passya
    Pak Passya tau aja, memang itu kesukaan saya. Saya memang suka yang ijo-ijo, terutama bubur kacang ijo. Yang saya nggak suka hanya kolor ijo aja.

    @ Spectrum 007
    Terimakasih atas apresiasinya. Selamat berjuang ya.

    Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.

  15. spectrum 007 said,

    Maret 4, 2007 pada 8:19 am

    hebat banget ….

  16. passya said,

    Maret 4, 2007 pada 5:51 am

    dasar mas paijo…btw, suka pie dari kacang ijo ya…

  17. t2o2 said,

    Maret 2, 2007 pada 6:55 pm

    salam kenal mass……lumayan juga nih jokenya, mudah-mudahan relathion ship kita bisa berlanjut ya…

  18. Paijo said,

    Maret 2, 2007 pada 8:02 am

    @ Dee
    Pinter plesetan juga rupanya ya.
    Salam eksperimen.

  19. Dee said,

    Maret 2, 2007 pada 7:56 am

    Temenku jago nyanyikan lagunya Sheila… “Sheila mat malam duhai kekasihku…”

  20. Paijo said,

    Maret 2, 2007 pada 4:10 am

    @ Alief
    Ya jelas jagoan Kelik to cak, apa lagi saya sudah 16 tahun meninggalkan Yogya sehingga kemampuan plesetan jadi kurang terasah. Salam eksperimen cak.

  21. Alief said,

    Maret 2, 2007 pada 3:42 am

    paijo vs kelik, coba tebak jago siapa plesetannya?

  22. Paijo said,

    Maret 2, 2007 pada 12:29 am

    @ Helgeduelbek
    Waktu saya SMA dulu memang pernah juara I menyanyi tingkat sekolah. Seandainya dulu sudah ada AFI atau Indonesian Idol, mungkin saya lolos seleksi lho.

    @ Rizka
    Namanya juga usaha neng, kadang lucu kadang juga tidak lucu.

    Terimakasih dan salam eksperimen.

  23. rizka said,

    Maret 1, 2007 pada 10:14 am

    mas paijo, jayus abis deh…

  24. helgeduelbek said,

    Maret 1, 2007 pada 9:13 am

    Yah kalau begini ini kang paijo pasti paling bisa, apa lagi kalau di Yogyakarta emang ada radio yang hari-harinya isinya plesetan. gak ada habis-habisnya. bisa ketawa sampai kurus pokoknya. Kirain tadi kang paijo bener2 juara nyanyi beneran

  25. mrtajib said,

    Maret 1, 2007 pada 6:37 am

    ha ha ha ha ha ha ha….*sampeyan ada ada saja*

  26. lavonte said,

    Maret 1, 2007 pada 5:09 am

    Ada2 aja!
    Tapi lucu jg. ^_^

  27. ferigunawan said,

    Maret 1, 2007 pada 4:11 am

    halah lucu juga hehehe…kalo bendanya banyak lagune opo coba = ember, gelas, tenda,api….????

    *)gelas2 kaca lagunya nia daniaty bukan ya 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: