SEKILAS TENTANG SAYA

Nama saya Paijo, saya lahir di Magelang tahun 1965. Sekarang, saya berdomisili di pedalaman Sulawesi Selatan. Eksperimenter freelance adalah pekerjaan kedua saya setelah pekerjaan utama. Hobi saya cukup banyak yaitu mancing ( sekarang jarang saya lakukan ), computer programing ( sekarang tidak lagi karena gagal migrasi ke windows ), main gitar, sulap, dan eksperimen. Yang sedang saya tekuni sekarang adalah eksperimen. Karena hobi eksperimen inilah saya juga mendapat julukan Mc. Gyver dari teman-teman di tempat kerja. Nama tersebut akhirnya saya pakai sebagai magicname saya di atas panggung sulap amatiran. Hal-hal khusus yang menarik bagi saya adalah hal-hal yang berhubungan dengan mesin, mekanik, listrik / elektronika, maupun teknologi tepat guna lainnya.

Dalam hal eksperimen, saya sudah biasa melakukannya sejak masih kecil ( SD ) dan terus berlangsung sampai sekarang. Sebagai eksperimenter freelance, saya tidak tergabung dengan lembaga penelitian manapun. Konsekuensinya, saya harus mendanai sendiri seluruh eksperimen saya kecuali yang diikutkan lomba ( ada donatur ). Oleh karena itu, saya banyak memanfaatkan barang-barang bekas dan besi tua sebagai bahan eksperimen saya dengan maksud menghemat biaya. Untuk keperluan tersebut, saya membuat gudang besi tua di bawah ( kolong ) rumah lengkap dengan dinding batako dan pintu besi bergembok besar. Mengenai peralatan, saya juga harus menyediakan sendiri mulai dari kikir, tang, kunci socket, kunci inggris, bor, gerinda, tap & die, sampai mesin las, dll. Disamping itu, saya juga mengerjakan sendiri semua pekerjaan mulai dari desain, pembuatan prototype, dan juga pengujian. Untuk membantu memudahkan pembuatan gambar, saya menggunakan komputer dan printer sendiri di rumah. Karena tidak menguasai autocad, maka saya pakai saja ms paint yang saya telah kuasai betul. Walaupun banyak keterbatasan, tetapi masih bisa juga. Dalam melakukan eksperimen, saya juga mempunyai partner kerja yang setidaknya dapat diajak berdiskusi, dan memiliki skill yang berhubungan dengan kebanyakan proyek yang saya garap. Namun akhir-akhir ini, partner kerja saya terlalu sibuk di kantor dan tidak lagi memiliki waktu luang untuk bekerja bersama saya. Meskipun demikian, sekali-sekali masih sempat berdiskusi.

Mengenai hasil eksperimen, hampir semuanya tidak pernah dipublikasikan kecuali yang diikutkan lomba di ITB dan ITS. Belakangan baru saya sadari pentingnya dokumentasi dan publikasi. Tanpa itu, eksperimen akan kehilangan makna dan fungsinya. Sejak saat itu, saya mulai aktif berpartisipasi dalam forum-forum diskusi di internet untuk memperluas wawasan dan sekaligus sarana untuk mepublikasikan hasil atau progress dari eksperimen saya. Forum yang paling sering saya kunjungi dan komentari adalah Energi Indonesia ( LIPI ) dan Swadaya Listrik : Mengatasi Pembodohan TDL PLN ( blog-nya Pak Dewo ). Keduanya bahkan saya kunjungi nyaris setiap hari kerja. Disamping itu, saya juga sering menanggapi masalah-masalah yang lagi seru didiskusikan. Belakangan ini, saya juga sedang berusaha untuk merekoleksi dan merekonstruksi eksperimen-eksperimen yang pernah saya lakukan, terutama untuk eksperimen yang sukses namun nyaris hilang tanpa bekas karena tidak adanya dokumentasi, arsip, maupun prototype yang tersisa sebagai artefak. Adapun eksperimen yang telah dan akan saya lakukan antara lain ( tidak urut waktu, mungkin ada yang masih terlupa ) :
1. Kincir Paijo ( type rantai ) yang lebih efisien dan lebih fleksibel daripada kincir air type roda ( sketsa )
2. Kincir Paijo-2 ( kombinasi dari type rantai dan roda ) yang merupakan kincir serbaguna dan mempunyai 2 poros dengan RPM berbeda jauh tapa perlu gearbox ( sketsa )
3. Kincir angin poros vertikal model baru yang lebih efektif menangkap angin ( sketsa )
4. Kincir tongkat yang dapat dipakai pada air dengan debit sangat kecil ( sketsa dan prototype )
5. Kolektor sinar matahari untuk memasak di dapur yang dapat dipasang di atap rumah dapat mengikuti gerakan matahari secara mekanik sesuai jam/tanggal ( sketsa ). Alat ini ( jika dibuat dalam ukuran besar ) mungkin dapat juga digunakan untuk keperluan pembangkit listrik.
6. Sistim pengendali bel secara otomatis dengan jadual harian / mingguan dengan bantuan PC berbasis DOS ( telah dipakai )
7. Mesin pengebor otomatis untuk membuat kerangka sangkar burung ( sketsa )
8. Jemuran Pintar yang ada sensor sinar matahari, hujan, dan jemuran kering ( desain dan prototype skala penuh ). Desain dan prototype dibuat bersama dengan anak-anak binaan saya dan masuk final LED 2005 di ITB.
9. Automatic Sprinkle System yang dapat menyiram tanaman pada waktu tertentu sampai kebasahan tertentu ( desain dan prototype ). Desain dan prototype juga dibuat bersama dengan anak-anak binaan saya dan masuk final LED 2005 di ITB.
10. PWE 3 in 1 yang merupakan penyempurnaan dari Automatic Sprinkle System dengan 3 jalur penyiraman berbeda ( desain dan prototype skala penuh ). Desain dan prototype juga dibuat bersama dengan anak-anak binaan saya dan masuk final LCEN 2006 di ITS.
11. Konverter basis yang dapat mengkonversi bilangan dari basis 2,4,8,16, dan 10 ( sketsa )
12. Mesin pemotong rumput yang menggunakan motor listrik type  induksi ( prototype )
13. Mesin perahu berbahan bakar kayu ( desain dan prototype, sedang dikerjakan )
14. Sepeda bermesin dengan bahan bakar kayu ( segera setelah mesin perahu, ide dasar dan sketsanya sudah ada ). Ada kemungkinan ( sekitar 60 % ), tenaga dari mesin dapat secara langsung mendorong sepeda kedepan ( secara linier ) tanpa dihubungkan dengan roda. Tidak juga menggunakan propulsi seperti jet mupun baling-baling. Bahkan tidak terdapat rotor pada mesinnya. Ide awalnya dari anak sulung saya ( kelas VI SD )
15. Alat untuk menabur bibit padi / gabah yang bekerja secara mekanik ( sketsa)
16. Kincir angin poros horizontal dengan RPM regulator ( sketsa )
17. Simulator Benda Putar untuk menunjukkan bentuk irisan bidang datar terhadap benda putar ( prototype )
18. Alat lab untuk percobaan pemuaian batang logam, teliti sampai seperseratus milimeter ( telah dipakai )
19. Software untuk membuat tabel jarak grip ( kolom ) pada gitar dengan bantuan MS Excel ( telah dipakai )
20. Software untuk memudahkan pembuatan teka-teki silang ( telah dipakai )
21. Pembangkit listrik tenaga bandul ( sketsa )
22. Pompa air tenaga kuda ( sketsa )
23. Pompa air tenaga sapi ( sketsa ). Desainnya berbeda jauh dengan pompa air tenaga kuda karena perbedaan karakterisktik yang besar antara kuda dan sapi
24. Masih menunggu ide baru ( mungkin dari Anda para neter )
Sebagai seorang yang telah menekuni banyak ekperimen selama puluhan tahun ( meskipun hasilnya baru sedikit ), tentu saja ada beberapa kiat yang dapat saya sharingkan kepada para eksperimenter lain terutama yang masih pemula. Namun mengenai hal tersebut saya bahas dalam halaman tersendiri. Demikian juga dengan hasil dan progress dari tiap-tiap eksperimen ( halaman masih belum lengkap ). Sedikit demi sedikit, saya akan melengkapi setiap halaman dengan gambar-gambar dan foto-foto yang relevan secara bertahap untuk mempermudah pemahaman tentang topik ybs.
Eksperimen adalah denyut jantung dan nafas hidup saya. Sebagai seorang eksperimenter, saya punya obsesi untuk dapat menghasilkan penemuan besar yang dapat meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia. Syukur-sukur dapat tercatat dalam daftar penemu besar dunia. Mimpi kali yee.

50 Komentar

  1. jafarjef said,

    Juli 22, 2013 pada 11:24 pm

    saya sangat kagum dengan multi talenta yang mas miliki…..btw mas kalo membuat mesin pemotong rumput menjadi mesin tempel untuk perahu bisa nggak ya?

  2. Jabon said,

    Juli 20, 2010 pada 12:17 pm

    pak paijo … saya sudah membaca artikel anda yang lain … sangat menarik pak … salam sukses ya..🙂

  3. tijok said,

    Mei 22, 2009 pada 3:07 pm

    salam merdeka bung paijo,

  4. saiful said,

    Januari 7, 2009 pada 10:55 pm

    paijo kalau gerator tenaga pompa air ,menurut pijo gimana ya bisa kemungkinan berhasil nggak ya?

  5. scfm said,

    Mei 18, 2008 pada 12:00 am

    salam pak,
    salut ni pak..emang kliatn cerdasnya dari pertama kali kenal

    salam…

  6. Februari 25, 2008 pada 10:54 pm

    alo mas Paijo…salam kenal dari Jakarta…

  7. Yaniesbe said,

    Februari 23, 2008 pada 7:16 am

    Kang Paijo.., kayaknya kita sekota, pengen kenal lebih dalam (air kale.., hehe). Bisa PM ke email aku Kang… Sapa tahu bisa bantu ngembangin teknologi tepat gunanya

  8. Teddy said,

    November 13, 2007 pada 9:20 pm

    Kang Paijo Ysh,
    Saya lagi cari2 design mesin pencacah jerami (padi / jagung / pucuk tebu) yang murah meriah unt teman2 peternak (saya stay di Mj.Kerto). Kami ingin alat ini bisa mencacah (menghancurkan) menjadi potongan yang kurang dari 5 cm.
    Saya lagi bantu mereka untuk pemberdayaan limbah pertanian sbg pakan ternak. Kalo ada alat ini akan sangat membantu. Kalo beli cukup mahal.

    Saya tidak ada ide bagaimana model pisau pencacahnya, atas bantuannya TQ berat dan salam dari kami di mj.Kerto

    BR,
    Teddy HS (+628121753812),
    (email dinas saya : advantech-tedy@eforel.com)

  9. Parman said,

    November 5, 2007 pada 2:22 pm

    Wah teman saya baru pindah ke sulawesi,dekat danau juga..baru pindah dari pshn knalpot ke prshn dekat danau trsb…salam eksperiment

  10. Paijo said,

    Agustus 3, 2007 pada 8:51 am

    @ Semua
    Sorry, beberapa bulan terakhir ini saya tidak sempat merespons semua comment di blog karena padatnya kegiatan persiapan lomba ( di ITS dan di BPPT / KNRT ).

    @ Roedhie
    Tetap semangat untuk selalu bereksperimen aja.

    @ Wahyuokto
    Image anda tentang saya terlalu berlebihan. Tentang heat exchanger, terus terang saya tidak banyak tahu seluk beluknya. Menurut pendapat saya, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan efisiensi heat exchanger yaitu :
    1. Jenis fluida, coba dengan fluida lain yang memiliki kalor jenis lebih besar tapi tetap stabil pada temperatur tinggi
    2. Kecepatan / debit fluida, coba naikkan kecepatan sirkulasi fluida

    @ Nazarudin
    Saya pernah hitung-hitung ternyata tidak ekonomis dan hanya bisa dibuat dalam skala kecil. Untuk skala besar, secara teknis tidak layak.

    @ Ladygreen
    Dari bahasanya, kayaknya saya mengenal anda di dunia nyata. Tapi gak tahulah, mungkin saya salah. Kayaknya sih, anda yang ngefans ma saya ( Ge-er Mode On ). Saya jawab semua pertanyaan :
    1. Saya suka menyepi untuk berfikir, melatih intuisi, dan memberi kesempatan otak untuk menangkap ide / inspirasi. Selain itu, saya memang tidak suka keramaian / hiruk pikuk orang banyak. Saya cepat capek, pusing dan stress dalam kerumunan orang. Tapi saya tidak tinggal di gudang terus, apalagi di bawah tanah. Saya hanya banyak menghabiskan waktu saya di workshop di belakang rumah saya.
    2. Saya tidak suka gelap-gelap, makanya workshop saya pasang lampu sorot ( halogen ) 500 watt supaya enak untuk kerja sampai malam. Kalau remang-remang sih saya suka karena romantis, wekekekek.
    3. Saya tidak suka warna hitam, warna kesukaan saya adalah biru.
    4. Yang ada gudang besi di kolong rumah ( rumah panggung ), bukan dibawah tanah tapi tidak ada penerangan.
    5. Kalau mau pakai PC atau laptop ya masuk rumah dulu dong.
    Kalau dibilang serba bisa sih gak juga, itu berlebihan. Tapi kalau dibilang berani eksperimen hal-hal yang baru, itu baru benar. Itupun hanya sebatas pada alat-alat mekanik dan elektronik sederhana saja. Karena saya punya team binaan, maka kalau lagi beruntung bisa diikutkan lomba di ITB, ITS, atau LIPI. Minggu lalu, saya sendiri barusan ikuti lomba energi di BPPT / KNRT dan lumayan bisa peringkat 3 dari 5 finalis dari seluruh Indonesia. Tanggal 10 Agustus ini, saya diundang ke Jakarta untuk menerima tanda penghargaan dari Bapak Menristek. Boleh dibilang, dari hobi mengutak-atik besi, bisa meraih prestasi. Mudah-mudah keberuntungan saya berlanjut terus sehingga saya bisa terus berkarya untuk ikut ambil bagian dalam memajukan teknologi tepat guna di negara kita.

    Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.

  11. ladygreen said,

    Agustus 2, 2007 pada 12:34 pm

    Pa Ijo…

    Maaf ya…saya yg ngefans dg Anda…atau Anda yg ngefans dg saya…ya?
    Kok sama2 suka Ijo….hah.?
    Cuma yang saya heran nich ya….n banyak pertanyaan nich ya?

    1. Kenapa Anda mesti menyepi, menyendiri n tinggal di dalam gudang trus…
    di bawah tanah lagi…?
    2. Anda suka gelap-gelapan ya..? ha..ha..
    3. Kalau suka gelap-gelapan berarti suka warna HItam ya?
    4. Trus…di kamar Anda (ruang bawah tanah) sistem penerangan pake LIlin-Lilin ya…?
    5. Kalau pake LIlin…trus gimana K…omputer bisa ON…? he..he..he

    Tahu aKh..gelap….bodo amat….Mumeeeet aku miKirinnya Anda Khan McGyver….tul gak? Pastinya serba bisa,tahu n tempe…..
    KeeeeeKeeeeKeeeeeeK
    Ojo lali Jawab Pertanyaanku ya..?

  12. Nazarudin said,

    Juli 11, 2007 pada 4:47 pm

    Salam kenal, jiwa eksperimen saya mungkin mirip sampean, cuma belum sebanyak dan seserius sampean dalam realisasi. Saya lagi mikirin pembangkit listrik tenaga bandul dan secara tak sengaja nemu website ini. Idenya berangkat dari jam jaman dulu yang pakai bandul. Kalo gak keberatan, tolong bagi-bagi info (sketsa atau info lain) tentang pembangkit listrik tenaga bandul sampean. Syukur kalau sudah ada perkembangan baru.
    Terima kasih dan wassalam.

  13. wahyuokto said,

    April 15, 2007 pada 9:29 pm

    the smarter person mr.paijo,
    bisa gak saya tahu almat email bapak,karena saya sangat ingin sekali berguru pada anda.

    best regards

    wahyu

  14. wahyuokto said,

    April 15, 2007 pada 9:17 pm

    the smarter person mr.paijo,
    saya senang sekali bisa membaca blog orang pintar NKRI ini,
    bangga dg anak bangsa yang sangat pintar,…yaaa seperti anda dan anda harusnya dapat hadiah nobel…bener lho.

    sepintas penelitian anda banyak kearah mechanical enggineering,bukan begitu pak?
    kebetulan sekali….
    saya adalah manasiswa tingkat akhir jurusan teknik mesin yang sedang buat skripsi dan saya sangat ingin sekali mengikuti jejak bapak.
    kalau bapak berkenan,bapak ingin saya jadikan MAHAGURU saya…!!!!
    saya ingin berguru dgn bapak mengenai banyak hal termasuk skripsi saya ini.

    skripsi saya membahas ttg modifikasi koil heat exchanger boiler,yang kebetulan kasus ini saya ambil dr tmpt saya bekerja.
    kasusnya seperti ini ;
    kita memiliki boiler yang sangat tidak efisien sekali,mengapa saya bilang tidak efisien karena dia (boiler) hanya menggunakan 60% flue gas dari 15 GCal yang dihasilkan dari furnace untuk memanasi oli yang ada pada koil di heat exchanger (7,5 GCal) dan economizer (1,5 GCal) sedangkan sisanya terbuang ke lingkungan melalui chymne.
    dan oleh karena alasan sulit untuk maintenance & repair pada koil,saya coba untuk memodifikasi koil heat exchanger tsb.
    sebagai gambaran bapak,koil tersebut memliki dua layer secara horisontal yang terbungkus isolasi.hal ini sangat merepotkan apabila terjadi kebocoran pada layer pertama yang berada pada bagian dalam persis disebelah layer kedua.
    jadi saya ingin memodifnya menjadi hanya dengan satu layer.
    masalahnya,saya kesulitan mencari literaturnya terlebih mengenai perhitungan heat transfer yang terjadi dari flue gas ke koil lalu ke oli.

    oleh karena itu saya sangat butuh bantuan dr bapak…!
    kalo bapak punya referensi atau formula mengenai kasus saya ini saya harap bapak bisa kirim ke email saya okto_great@yahoo.co.id.

    untuk sementara ini,cukup ini saja dr saya dan saya harap bapak bisa membantu saya sesama anak bangsa (ASAP).

    Terima kasih dan semoga Allah, SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada bapak…Amin.

    Best regards

    Wahyu

  15. Roedhie said,

    April 11, 2007 pada 11:39 am

    Pak Paijo Yang Baik…

    Perkenalkan, saya Rudi Syahputra

    Saya sangat bersyukur menemukan blog Bapak……

    Saya sepertinya punya kesamaan karakter dengan Bapak (Suka Sekali dengan eksperimen), tapi saya sering terkendala dari sisi keilmuan (teoritis).

    Insya Allah saya akan senantiasa mengunjungi Blog Bapak…..

    Saya sampai saat ini sudah bisa dikit-dikit perbaiki Vespa milik sendiri, buat prabot rumah (lemari, meja, dll), berkebun (tanam cabe, bayam dll), reparasi motor-motor listrik, dikit-dikit ngerti masalah power electronic.

    Hobby yg sekarang ini ingin saya perdalam adalah mengenai motor-motor listrik terkait dg rewinding, dan masalah power electronic. Saya sangat berharap pada Bapak untuk dapat membimbing saya.

    Segini dulu Pak ya…. saya takut nanti Bapak Bosan, karena sebenarnya banyak yang ingin diceritakan.

    Wassalamu’alaikum….

  16. Paijo said,

    Maret 22, 2007 pada 7:31 pm

    @ Feri Adisumarta
    Okey pak, kita eksperimen dan berbagi ilmu terus. Terimakasih dan salam eksperimen.

  17. Feri Adisumarta said,

    Maret 20, 2007 pada 2:48 pm

    Ayok mas, kita eksperiment dan membagi ilmu.
    Senangnya sudah hidup di tempat yang tenang.

  18. Paijo said,

    Maret 8, 2007 pada 9:22 am

    @ Handy
    Karena tekanan atmosfer bumi 76 cm Hg ( air raksa ) atau setara dengan 1034 cm H2 O ( air murni ), maka daya isap pompa air jenis apapun tidak mungkin melebihi 1034 cm ( 10,34 meter ). Yang tidak terbatasi oleh tekanan atmosfer adalah daya tekannya. Oleh karena itu, jika ketinggian vertikal dari sumur ke tandon melebihi 10,34 meter maka pompa air harus ditempatkan di dalam sumur supaya ketinggian pompa tidak melebihi 10,34 meter dari permukaan air sumur. Biasanya, pabrik pompa mencantumkan batas 9 meter dengan asumsi bahwa pompa mungkin juga dipakai oleh orang yang tinggal di dataran tinggi atau pegunungan yang memiliki tekanan udara rendah. Hal itu berdasarkan fakta bahwa tekanan atmosfer akan berkurang seiring dengan bertambahnya ketinggian dari permukaan air laut.
    Kalau pompa vakum yang anda maksud adalah pompa yang dibuat dengan rangkaian pipa dan drum yang lazim disebut Pompa Air Tenaga Gravitasi, anda bisa membaca artikel saya tentang hal itu yang berjudul Pompa Air Tenaga Gravitasi dan Pompa Air Tenaga Gravitasi 2. Gambar dan analisisnya dapat juga di-download dari kedua artikel tersebut.
    Terimakasih dan salam eksperimen

  19. hendy said,

    Maret 7, 2007 pada 5:39 pm

    p.paijo yth,

    mohon barang kali dapat di bantu, kami sedang experimen bikin pompa air sistim vacum, namun kendalanya kami tidak ada dasar ilmu fisika, shg hitung-hitungannya untuk dapat mencapai daya isap hingga 15/20 mtr berapa ya penampang pipa yang dibutuhkan ,serta diameter tangkinya . .,
    pernah sih nyoba dg drum minyak 200 ltr, keberhasilan yach 50% nan sih

    gitu pag tank ya
    wslm,

    hendy’s

  20. Paijo said,

    Februari 21, 2007 pada 1:56 am

    @ Fauzi
    Maunya sih begitu, tapi harus saya kerjakan satu persatu di sela-sela kesibukan saya. Saya barusan posting satu lagi ( POMPA AIR TENAGA GRAVITASI ) atas permintaan seorang neter juga. Pelan tapi pasti, suatu saat akan terbahas semua. Insya Allah. Terimakasih dan salam eksperimen.

  21. Fauzi said,

    Februari 21, 2007 pada 1:27 am

    Pak Paijo,
    Kalau sket semua hasil karya yg berhasil bisa di share dan dilihat semua akan sangat membantu sekali.
    trims sebelumnya

  22. Paijo said,

    Februari 20, 2007 pada 4:19 am

    Untuk prinsip kerja solar cell, sudah ada yang membahasnya di Forum Diskusi Energi LIPI. Ada beberapa thread yang diskusinya cukup intens, namun akhir-akhir ini terganggu spam sehingga saya mulai jarang mengunjungi dan meresponnya. Di forum tersebut, teman diskusi saya ( Sdr Hariom ) telah memberikan URL webnya yang berisi informasi seputar solar cell dan cara pembuatannya. Terimakasih dan salam eksperimen.

  23. unk said,

    Februari 20, 2007 pada 2:14 am

    Ya udah Mas!!
    Tanya tentang prinsip kerja solar cell aza????
    seperti lampu traffic light yang dipakai sekarang!!!
    thanks b4…

  24. Paijo said,

    Februari 19, 2007 pada 2:49 am

    @ Unk
    Waduh dik, saya gak tahu hubungannya je. Paijo juga manusia yang tidak mungkin tahu segalanya. Terimakasih dan salam eksperimen.

  25. unk said,

    Februari 17, 2007 pada 12:41 pm

    Mas PAY!!!tahu tentang prinsip kerja solar cell dalam kaitannya dalam fotosintesis….
    pliz ya mas!!!!!soal ujian nich
    thanks…

  26. Paijo said,

    Januari 24, 2007 pada 11:58 pm

    @ Dani Iswara
    Saya ada ide tapi didahului orang lain yaitu sepeda statis yang dapat menghasilkan listrik yang disimpan ke dalam aki atau battery. Pemikirannya sederhana saja bahwa orang akan lebih termotivasi untuk berolahraga ( membakar lemak tubuh ) jika jika energi yang dihasilkan tidak terbuang percuma. Dengan sepeda statis tersebut, pengguna mendapatkan dua hasil yaitu badan sehat dan listrik. Terimakasih dan salam eksperimen.

  27. Dani Iswara said,

    Januari 24, 2007 pada 6:49 pm

    Selamat bereksperimen..
    ditunggu karya2 di bidang kesehatan juga..😀

  28. Paijo said,

    Januari 24, 2007 pada 4:13 am

    @ ichsanmufti
    Terimakasih atas apresiasi anda. Memang saya saya masih berjiwa muda. Anak-anak SMA dalam photo tersebut adalah sebagian dari anak-anak binaan saya yang jumlahnya sekitar 30 orang. Dan alat yang ditampilkan adalah hasil karya mereka. Masih ada hasil karya yang lain juga yang belum sempat saya muat di sini.

    @ Nur Aini Rakhmawati
    Terimakasih atas kunjungan anda. Dukungan moril anda sangat berarti bagi saya. Semoga saya masih dapat berkarya terus untuk melanjutkan eksperimen-eksperimen berikutnya.

    Terimakasih dan salam eksperimen.

  29. Januari 23, 2007 pada 5:04 am

    subhanalah
    karya terbaik anak bangsa
    tetap semangat bereksperimen

  30. ichsanmufti said,

    Januari 23, 2007 pada 2:13 am

    wah. saya kira mas paijo, ato bahkan dek paijo karena ada poto ana sma tuh, Ternyata saya sedang berkomentar tentang seorang bapak yang sungguh cerdas gemintas bisa bikin robod yang yahud. Salam puji saya buat pak mek giper kita. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  31. Paijo said,

    Januari 18, 2007 pada 7:16 am

    @ Biho
    Salam eksperimen juga.

    @ Mrtajib
    Yah mungkin dulu kita bertetangga, tapi saya sekarang berdomisili di Sulawesi. Alasan klasiklah, mengikuti kemana roda nasib dan periuk bergulir agar dapur tetap ngebul. Soal kreativitas, memang sulit ditumbuhkan pada generasi muda yang dimanjakan oleh fasilitas dan kemudahan yang serba instan. Untuk menjadi kreatif perlu kepedulian, kesabaran dan sikap menghargai setiap detail proses. Ketiga hal tersebut jarang dimiliki oleh anak muda sekarang. Kalau keadaan seperti itu terus, saya kawatir bangsa kita tidak pernah akan mandiri dan selamanya akan menjadi konsumen produk teknologi negara lain. Kalau begitu, kapan makmurnya ?
    Terimakasih dan salam eksperimen.

  32. mrtajib said,

    Januari 18, 2007 pada 5:43 am

    wah..orang magelng…..tetangga…mnich…

    tetapi gak pentinglah itu, yang jelas, saya suka yang beginia, kreativitas dari anak-anak Indonesia. kalau saja semua orang kreatif, pasti negeri ini akan bangkit… sayang ya..anak-anak negeri ini banyak yang tidak bisa melihat sekelilingnya sebagai harta karus yang bisa diolah kembali. Padahal kalau bisa mengiolahnya,…pastyi kan lahir banyak paijo-paijo yang lain……

  33. Biho said,

    Januari 18, 2007 pada 5:32 am

    salam eksperimen🙂

  34. Candra said,

    Januari 8, 2007 pada 8:00 am

    Terima kasih respon/masukan2 na pa paijo. Semoga riset kita semua terus berkembang dan berhasil🙂 Salam, Candra

  35. Paijo said,

    Desember 28, 2006 pada 6:49 am

    @ helgeduelbek
    Bukan serius lagi, tapi DUARIUS. Eksperimen memang harus serius karena memang itu misi yang utama. Kalau soal bisnis, itu lain soal lagi karena itu adalah prioritas kedua. Jadi bisnis saya lakukan hanya jika tidak mengganggu kegiatan eksperimen karena gangguan yang lain sudah cukup banyak. Sebagai contoh, eksperimen mandek sejak awal Nopember ( sudah hampir 2 bulan ) karena gangguan kesehatan ( salah urat ). Maklum, usia sudah lebih dari 40 tahun. Disamping itu, volume pekerjaan di kantor sedang padat sampai pertengahan Januari dan banyak pekerjaan ekstra yang harus saya selesaikan segera. Terimakasih dan salam eksperimen.

  36. helgeduelbek said,

    Desember 22, 2006 pada 7:28 am

    Serius niiih… Bisa bisnis kita…

  37. Paijo said,

    Desember 13, 2006 pada 12:47 am

    Paijo memang nama yang bagus walaupun nama pasaran. Saya suka nama itu karena merupakan typical nama orang kampung atau pedalaman dan sepertinya kurang cocok untuk nama orang kota, kecuali orang kota yang kelahiran udik. Cocoknya ya untuk orang pedalaman kelahiran udik seperti saya ini. Saya memang tinggal di pedalaman, tapi saya senang menikmatinya karena itu adalah pilihan saya dan bukan karena keterpaksaan. Saya pantas bersyukur karena walaupun tinggal di pedalaman, saya dapat mengakses internet di ruang kerja saya 24 jam sehari tanpa harus keluar uang sendiri karena sistim abonemen oleh kantor. Saya juga dapat menelpon ke teman di Jakarta dengan pulsa lokal karena telpon di kantor saya berkode wilayah Jakarta ( 021 ) berkat teknologi satelit. Kalau mau pergi jauh juga ada bis malam super eksekutif dan pesawat terbang setiap hari. Saya juga tidak perlu pusing mikir tagihan listrik dan PAM, karena telah disediakan oleh employer. Listriknya bukan dari PLN, justru menyuplai PLN setempat. Prinsipnya saya tinggal di daerah terpencil tapi tidak terisolir. Jadi saya tidak perlu dikasihani. Terimakasih.

  38. paijo_Untu_kuning said,

    Desember 12, 2006 pada 8:43 am

    he heh aQ juga paijo bukan lhoo aja jangan nyamai ya tp klu aQ hidup di kota n U hidup di Pedalaman Kasihan dech lhoooo!!!!

  39. Paijo said,

    Desember 7, 2006 pada 3:07 am

    @ Jauhari
    Makan apa, kok saya gak nyambung ya ??

  40. Jauhari said,

    Desember 6, 2006 pada 9:04 am

    Makan makan mas😉

  41. Paijo said,

    November 29, 2006 pada 4:13 am

    @Banar
    Terimakasih atas apresiasi anda. Saya berdomisili di tepi sebuah danau di Sulsel dekat segitiga perbatasan Sulteng-Sulsel-Sultra. Maaf kalau saya tidak bisa sebutkan detailnya di forum ini karena alasan privacy.
    Teman anda di sulawesi bagian mana ya, siapa tahu saya kenal atau sering ketemu mereka. Anda juga boleh kontak dengan saya melalui e-mail ( mr_paijo_paidin@yahoo.co.id ). Terimakasih dan salam eksperimen.

  42. banar said,

    November 27, 2006 pada 9:14 am

    Hallo Kang Paijo saya orang baru ,tapi saya seneng pada orang yang suka berexperimen dan Kang Paijo dipedalaman Sulawesi ada dimana ? Soalnya saya sering komunikasi dengan teman teman di Sulawesi Ok .

    Selamat Kang Paijo Sukses Ya.

  43. Paijo said,

    November 27, 2006 pada 5:59 am

    Mohon maaf terlambat merespon karena ada gangguan koneksi internet dan sedang kurang enak badan.

    @ Dedy
    Peluang bisnis yang anda tawarkan sangat menarik. Sayangnya, saya belum pernah secara khusus mengembangkan teknologi yang anda perlukan. Yang pernah saya pikirkan tapi belum ada kesempatan untuk membuat detailnya adalah SMART TRAFFIC LIGHT yang tidak sekedar menggunakan timer tapi juga sensor kepadatan lalu lintas tiap-tiap jalur arah. Disamping itu juga hemat energi dan dilengkapi dengan UPS yang mampu mensuplay selama lebih dari 10 jam.

    @Alamster
    Sepertinya alat yang anda maksud sudah duluan dikembangkan orang lain. Bahkan anggotanya pak Gun S. di Surabaya telah mengembangkannya lebih lanjut untuk mengusir kecoak pada awal tahun 2006 ini. Teknik yang digunakan adalah menggunakan frekuensi ultrasonic ( kalau tidak salah ). Untuk mencegah resistensi atau adaptasi, frekuensinya diubah-ubah secara acak setiap selang waktu tertentu. Alatnya diotaki oleh sebuah mikrocontroler. Sepertinya sampai sekarang belum dilempar ke pasaran.

    @Wadehel
    Tentang sketsa, foto, dll, akan saya pasang secara bertahap. Saya akan prioritaskan yang diminati terlebih dahulu by request. Beberapa desain yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, memang akan saya patentkan. Untuk yang seperti itu saya akan pasang gambarnya jika patent-nya sudah kelar. Yang nyontek tentu saja bisa kena tuntutan. Untuk yang dilindungi patent, saya akan informasikan pada artikel dan gambarnya supaya para neter tahu. Untuk desain yang tidak dilindungi patent, silakan saja bebas dibuat dan digunakan. Setiap artikel maupun gambar yang ada di blog saya juga boleh dikutip asal mencantumkan dengan jelas sumber kutipan.

  44. wadehel said,

    November 25, 2006 pada 6:37 pm

    Waaaaaaaaah, cepetan dong di bereskan. Pengen liat sketsa2nya nieh!!
    *iler netes2*

    Hidup Pak Paijo!!!

    Eh, itu nanti dilindungi hak cipta ga? Seandainya saya mau mbikin berdasarkan sket anda, ada peluang kena tuntut tidak ya😛

    Selamat berkarya!

  45. alamster said,

    November 23, 2006 pada 4:22 pm

    Wow, salut saya

    jarang-jarang dan memang kali ini baru ketemu “Mac Gyver” Indonesia

    Terus Berjuang Pak

    Oh, ya kl bisa di riset tentang obat nyamuk yang murah pak, pake baygon takut keracunan, pake raket capek , pake listrik masih takut juga kandungan kimianya. kl ketemu alat yang pake frekuensi khusus untuk nyamuk kan banyak membantu kehidupan pak . Bayi-bayi gak harus bentol-bentol di gigit nyamuk.

    Sukses untuk Anda Pak

  46. dedy said,

    November 15, 2006 pada 4:39 am

    pa paijo,,
    saya seorang pengusaha dan membaca blog anda saya sangat kagum dengan usaha anda yang TIDAK banyak ada orang seperti anda di Indonesia ini, saya ada sedikit peluang bisnis yang mungkin kita bisa garap, yaitu :
    1. Saya butuh pembangkit listris Tenasga Surya , implementasi yang saya akan kembangkan adalah. Traffic light Solar cell

    2. Pembangkit listrik tenaga hibrida

    3. Water Treadment untuk daerah pedalaman misalnya seperti daerah terpencil yang sangat krisis air ( Irian jaya ?? )
    prinsip kerjanya, mengubah air kotor / asin , untuk bisa mendapatkan hasil air yang layak di minum.

    saya bisa di hubungi di : 0815 99 5 000 8 atau email saya : dedy_liem@yahoo.com
    Terimakasih.

  47. Paijo said,

    November 13, 2006 pada 11:53 pm

    Sdr Fajar, terimakasih atas kunjungan Anda pada blog saya. Web blog saya masih under constuction jadi isinya belum lengkap. Saya akan terus melengkapinya dengan pembahasan detail tentang eksperimen saya di atas sedikit demi sedikit di sela-sela kesibukan saya. Pembahasan tidak urut nomor melainkan saya prioritaskan yang diminati atau diminta oleh para neter. Kalau anda menaruh minat pada salah satu topik di atas, akan saya prioritaskan topik tersebut untuk dibahas lebih dulu. Kalau anda punya masalah seputar teknologi tepat guna, anda juga dapat menuliskan masalah anda pada halaman PROBLEM & SOLUSI. Saya dan para neter lain akan mencarikan alternatif solusi masalah anda.
    Terimakasih dan salam eksperimen.

  48. fajar gustami said,

    November 13, 2006 pada 1:44 pm

    Selamat malam Pak Paijo
    Perkenalkan nama saya fajar gustami.saya sangat tertarik dengan listrik alternatif,saya ingin sekali belajar lebih jauh tentang itu semua.mohon bimbingan.salam dan terima kasih.

  49. Paijo said,

    Oktober 26, 2006 pada 12:40 am

    Untuk Sdr. BD, minal aidzin wal faidzin juga. Terimakasih atas apresiasi Anda, saya senantiasa menunggu kunjungan, komentar serta masukan Anda. Blog saya ini masih dalam proses pengerjaan, saya masih akan menambahkan beberapa halaman-halaman baru yang berisi sharing maupun liputan dari eksperimen saya.
    Selain itu, saya akan membuat halaman khusus tempat diskusi dan konsultasi tentang teknologi tepat guna secara umum. Anda dan para neter lainnya dapat menyampaikan masalah, kemudian Anda, saya dan juga para neter yang lain dapat membantu mencarikan alternatif solusinya. Terimakasih.

  50. Bungdamai said,

    Oktober 24, 2006 pada 4:47 pm

    Maju terus Mas Paijo Paidin. Aku sebagai generasi diatas anda sangat kagum atas komitmen anda untuk menekuni bidang penelitian dan ekspreiment sebagai pilihan hidup anda.

    Sukses Besar dimulai dari tekad yang kuat.

    SEMOGA ANDA SUKSES DAN BISA MEMBAWA BANGSAI INI KEJALAN KEJAYAAN.

    Aku akan menyimak Web Site anda ini sebaik baiknya, walau tak berani menjanjikan kontribusi apapun.

    Minal Aidzin Wal Faidzin

    Call Me Just BD.

    Best Regard


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: