MENJADI MILYARDER DALAM WAKTU SETAHUN ( bag-1 )

“Dengan menyetor modal hanya 100 ribu, anda bisa mendapatkan uang 1 milyar hanya dalam waktu satu tahun”. Semacam itulah biasanya bunyi iklan dari pengelola MONEY GAME. Dalam iklan tersebut, biasanya dilengkapi juga dengan tabel dan contoh perhitungan detail yang menjelaskan logika bagaimana proses mendapatkan uang 1 milyar dengan modal hanya 100 ribu. Penjelasannya biasanya sangat matematis dan “logis” sehingga sehingga sangat menyakinkan calon korban peserta yang ingin cepat kaya mendadak dari uang “halal” tanpa perlu banting tulang. Saking menariknya, sampai banyak yang lupa menggunakan logika untuk mengkaji beberapa hal seperti :
• Dari manakah asal uang yang akan diterima ?
• Apakah ada peserta yang dirugikan?
• Apakah semua peserta pasti akan mendapatkan sejumlah uang yang dijanjikan ?
• Siapakah yang sebenarnya diuntungkan ?
• Halal atau haramkah uang yang diperoleh ?
• Mengapa ada pengelola yang colabs ?
• Bagaimana meramalkan saat colabs-nya suatu money game ?

Istilah money game sendiri adalah merupakan istilah untuk generalisasi semua jenis usaha “pembiakan” uang yang mengandalkan cash flow yang berasal dari setoran peserta baru. Kalaupun ada yang disertai jual-beli barang, biasanya hanya dilakukan sekali saja pada saat seseorang direkrut menjadi peserta baru. Harga barangnya biasanya jauh diatas harga pasaran untuk jenis dan kualitas yang sama dengan berbagai macam alasan yang “masuk akal”.

Nama maupun bentuk badan hukum pengelola money game tersebut bisa bemacam-macam dan tidaklah penting. Yang menarik, tidak ada satupun diantaranya yang mau disebut money game. Jenis money game yang muncul sekitar tahun 80-an adalah arisan berantai melaui surat dan wesel pos. Mengikuti kemajuan teknologi, varian dari arisan berantai tersebut kini juga marak diiklankan di internet.

Berkat “kreativitas” dan “profesionalitas” pengelola, muncul jenis money game yang lebih “BANK LOOK” dan lebih “sukses” merekrut korban nasabah. Beberapa diantaranya bahkan sempat terkenal karena berhasil mendapatkan korban nasabah yang cukup banyak. Sebagai contoh, KOSPIN yang berpusat di Pinrang Sul-Sel, GOLDQUEST yang berpusat di Hongkong, dan IBBIS yang berpusat di Semarang ( ? ).

Karena kemiripan prinsip dan logikanya, banyak orang yang tidak bisa membedakan antara MONEY GAME dengan MLM ( Multi Level Marketing ). Keduanya memang mirip, karena sama-sama ada yang menggunakan istilah level, up line, down line, dsb. Selain itu, juga sama-sama mengandalkan jumlah peserta ( members ) untuk meningkatkan pemasukan. Padahal kalau dicermati, keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Pada MLM, penghasilan yang diterima peserta berasal dari keuntungan penjualan produk baik oleh dirinya maupun downline-nya. Kalaupun ada penghasilan dari setoran peserta baru, itu hanya merupakan tambahan dan bukan yang utama. Oleh karena itu, penghasilan akan tetap diperoleh peserta MLM walapun tidak ada rekrutmen peserta baru sepanjang terjadi penjualan barang oleh downline-nya pada level yang ditetapkan. Pada money game, penghasilan yang diterima peserta hanya berasal dari setoran peserta baru. Setiap peserta baru diwajibkan menyetorkan sejumlah uang tertentu ( modal ) yang akan diterima oleh upperline-nya baik secara langsung maupun melalui pengelola. Sebagian dari “modal” tadi akan diambil pengelola sebagai pendapatan pengelola. Selain itu, biasanya peserta baru juga harus membayar biaya administrasi atau formulir.

Beberapa pengelola yang lebih canggih lagi, bahkan ada yang menyerahkan barang kepada peserta yang sudah melunasi kewajiban setornya baik seketika maupun setelah waktu tertentu. Hal tersebut menciptakan kesan jual-beli atau arisan, dan mengaburkan wajah asli money game. Contoh yang menggunakan cara ini adalah KOSPIN ( program kulkas, spd motor, mobil, dll ) dan GOLDQUEST ( koin emas 31 gram ). Untuk KOSPIN, pada awalnya peserta memang betul-betul membawa pulang barang sesuai program yang diikutinya meski yang belakangan diterima dalam bentuk uang.

Apapun bentuk dan namanya, semua money game menggunakan prinsip perhitungan deret ukur untuk menentukan jumlah peserta maupun jumlah uang yang akan diterima peserta. Sebagai contoh, misalnya ada suatu lembaga X yang mengelola money game dengan ketentuan sbb :
• Setiap peserta baru harus menyetor modal Rp 100.000,- ( yang akan diberikan kepada peserta yang berada 4 level di atasnya ) ditambah uang administrasi Rp 25.000,- ( untuk biaya operasional pengelola )
• Dalam waktu 1 tahun, peserta bisa mendapatkan uang Rp 1.000.000.000,- ( 1 milyar rupiah )
• Setiap peserta harus merekrut 10 orang peserta baru dalam waktu 3 bulan.
Mengenai ketentuan tersebut, ada banyak variasinya. Ada pula yang hanya mewajibkan peserta menyetor modal saja tanpa harus repot-repot merekrut peserta. Untuk yang seperti itu, biasanya kelipatan hasilnya tidak terlalu besar ( menjadi 2-5 kali lipat dari modalnya dalam waktu tertentu ).

Adapun contoh tabel perhitungan jumlah peserta dan penghasilan yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Level Jumlah peserta Keterangan
Anda 1 anda merekrut 10 peserta
Downline level-1 anda 10 masing-masing merekrut 10 peserta
Downline level-2 anda 100 masing-masing merekrut 10 peserta
Downline level-3 anda 1.000 masing-masing merekrut 10 peserta
Downline level-4 anda 10.000 masing-masing merekrut 10 peserta
Dan seterusnya dst dst

Jadi anda akan menerima uang sejumlah 10.000 x Rp 100.000 = Rp 1.000.000.000,- ( satu milyar rupiah ).

Mengenai address dari modal yang dibayar peserta ada beberapa variasi. Ada yang diberikan hanya kepada satu orang yang menempati posisi sekian level diatasnya penyetor, dan apa pula yang dibagi-bagi kepada 3-4 orang upperline-nya

Tawaran dengan ketentuan seperti di atas sangat menarik. Betapa tidak, hanya dengan modal Rp 125.000,- dan merekrut 10 orang peserta akan mendapat uang 1 milyar rupiah. Perhitungannya juga logis dan pengelolaannya juga ada yang transparan karena dapat dipantau melalui website perkembangan peserta secara keseluruhan. (Bersambung)

18 Komentar

  1. Sejarah berkata,

    Februari 22, 2012 pada 1:52 pm

    Menarik sekali bisnisnya ini.

  2. Bumi Hijau berkata,

    Desember 24, 2011 pada 5:48 pm

    memang benar dan penjelasan diatas sangat logis. saya juga beberapa kali melihat atau ditawari untuk join program semacam itu, namun yang terlintas dibenak saya cuma satu: kalau saya bergabung, berarti saya harus menyiapkan list orang-orang sebagai korban selanjutnya. saya lebih memilih memberikan informasi seputar lowongan pekerjaan daripada memberikan mimpi kepda orang disakitar saya…

  3. Kenjiro berkata,

    Oktober 28, 2011 pada 10:30 pm

    check this out ….. moncrot game juga

    http://www.masadepan.net/index.php

  4. abdurrahim berkata,

    September 13, 2011 pada 10:49 pm

    Be ware of any deception !

  5. abdurrahim berkata,

    September 13, 2011 pada 10:45 pm

    We must be cautious all the time. Be ware of deception.

  6. erpratama berkata,

    Agustus 29, 2011 pada 10:50 am

    Wueleh…wueleehhh………. hari giniiii…masih pengin kaya ndadak tanpa kerja.
    Itukah yang dinamakan kerja cerdas?????!!!!!!!!

    Tolong Bosss dioprakoprak terussss biar nggak banyak korban.

  7. softlens berkata,

    Juli 25, 2011 pada 4:07 pm

    saya sudah sering ikut arisan online, money game, dan sejenisnya tapi ngga pernah dapet duit gede… paling banter recehan… balik modal pun ngga.

  8. saracens berkata,

    Juni 28, 2011 pada 9:32 pm

    Selamat,,, !!
    Anda memenangkan lomba yang bertemakan ‘pompa air tenaga gravitasi’ pada blog kami beberapa waktu lalu.

    Karena ada sedikit masalah teknis, maka kami akan mengganti hadiahnya dengan uang tunai yang akan kami kirimkan ke nomor rekening anda. Mohon maaf dan terimakasih.

  9. budies berkata,

    Juni 13, 2011 pada 7:44 pm

    hehehe

  10. awandragon berkata,

    April 24, 2011 pada 1:25 pm

    Hahaha, merampok di bank aja

  11. joe berkata,

    April 9, 2011 pada 10:54 am

    jujur saja, sejak dulu saya tidak percaya dengan kaya instan seperti itu, sebab di manapun kalau mau kaya harus bekerja dulu

  12. sepatu keren berkata,

    April 4, 2011 pada 8:36 pm

    Ane setuju tuh dengan kang Paijo…betul itu, klo yang namanya cepat kaya itu ya cuma dikibulin..he..he,

  13. WISNU@tn berkata,

    Maret 14, 2011 pada 7:57 pm

    wow!

  14. mr x berkata,

    Maret 14, 2011 pada 12:29 am

    SEMUA YANG BERURUSAN DENGAN ISTILAH BISNIS ON LINE ATAU KAYA MENDADAK LEWAT INTERNET ADALAH MODUS PENIPUAN BELAKA LEBIH BAIK BISNIS YANG NYATA AJA JUAL PULSA ATAU APA KEK JANGAN TRGIUR IMING IMING AJA DAN BERMIMIPI EMANG PENIPU SELALU MEMPROMOSIKANNYA TERUS WASPADA DAN ANEHYA PENIPUAN ITU TIDAK DI CERMATI OLEH PAKAR HUKUM MAUPUN PIHAK BERWAJIB

    • ichan berkata,

      April 1, 2011 pada 6:22 pm

      artikel yang sangat bagus sekali.
      memang benar terdapat perbedaan yang sangat mendasar apabila di bandingkan antara money game dan MLM, kalo rekan-rekan pembaca ingin mengetahui lebih jauh sistem MLM yang memang mampu memberian hasil nyata dapat mengakses di http://www.e-ganesha.com atau kirim e-mail ke mishanmn@yahoo.com. terima kasih, salam sukses!

  15. LEO berkata,

    Februari 27, 2011 pada 7:39 pm

    ha ha mimpi kali yooo……kalo earn money 1 M bisa 100 tahun….

  16. vLadz_13 berkata,

    Februari 15, 2011 pada 11:37 am

    wkwkwkwk.. kelamaan kalau nunggu 1 tahun..
    ngepet aja deh.. hihihihi..

    • gombal berkata,

      November 19, 2011 pada 2:36 pm

      kantor nya aja kelihatannya spt yang ga bonavit,hati2 aja deh sekarang lagi marak2nya penipuan,modusnya macam2 lho,ada yg pura2 recrut tenaga lah,setor uang lah eee tau2 kabur.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.