AUTOMATIC SPRINKLE SYSTEM

ASS-1

Kran solenoid
Alat ini merupakan hasil kreasi dari team KARDANUR binaan saya. Berhasil menjadi finalis peringkat 5 dari 54 peserta dari seluruh Indonesia dalam lomba LED 2005 di ITB. Berikut ini adalah cara kerja alat alat tersebut :
1. Pada jam 6 pagi alat ini secara otomatis selama 60 menit akan menyiram tanaman yang berada dalam jangkauan.
2. Pada jam 4 sore alat ini secara otomatis selama 60 menit juga akan menyiram lagi.

3. Jika tanah sudah cukup basah atau turun hujan, maka penyiraman akan berhenti sendiri secara otomatis meskipun waktu penyiraman belum mencapai 60 menit.
3. Alat tersebut  juga dilengkapi dengan tombol manual, dimana tombol ini digunakan apabila ingin menghidupkan dan mematikan alat diluar jam diatas.

About these ads

45 Komentar

  1. dicky said,

    Mei 3, 2013 pada 7:56 pm

    ass.pak alat ini udah di pasarkan blm?klo sdh beli di mn klo saya mau beli?

  2. Muh Ilham said,

    Januari 21, 2013 pada 3:14 pm

    paijo alat’e sampean kui apik tenan untuk para farmer

  3. tata darwis said,

    September 12, 2012 pada 4:25 pm

    mas saya tertarik dgm alat ini, kalau tdk keberata tolong email ke:ritatajuliman@yahoo.co.id Terimakasih lo mas semogo bisa mengembangkan alat yg lain

  4. yusuf said,

    Agustus 16, 2012 pada 1:49 pm

    mas pa ijo,hp saya 082116763453 /wibi_esnoh@yahoo.com mohon informasi bagaimana cara mendapatkanya/membeli

  5. yusuf said,

    Agustus 15, 2012 pada 10:52 am

    mohon informasi alat ass karena lebih eficien daripada saya memakai pompa khusus + timer untuk menyiram tanaman dan rumput

  6. Slamet Rahayu said,

    Mei 16, 2012 pada 8:41 pm

    Salam kenal Pak,
    kami punya kebun bibit seluas 2 ha,namun pada saat ini kami secara manual untuk proses penyiramannya,kami ingin mencoba menggunakan srinkle dengan tenaga dongfeng,kira2 bagai mana pola yang sesuai dan kira 2 berapa harga i buah mata spingkle
    terima kasih

    slamet rahayu Bengkulu Hp 085291805074

  7. roli said,

    Maret 11, 2012 pada 8:30 am

    pa ijo boleh minta no hpnya gak,, saya berminat untuk beli nih alat penyiram tanaman otomatis soalnya tanaman dirumah saya terlalu banyak capek untuk menyiramnya…

  8. kaizzan said,

    Januari 21, 2012 pada 1:08 am

    Mas Paijo, stelah saya membaca artikel ini saya jd tertarik…

    tlong buat mas paijo saya dkirimi artikel lengkapnya serta cara pembuatan alat ini, karena saya tertarik membuat alat ini untuk bahan pembuatan Tugas akhir saya.

    ini email saya : kaizzan@gmail.com
    Terimakasih..

  9. mufroni said,

    Januari 20, 2012 pada 11:19 pm

    Salam kenal pa paijo. Apakah skrng ASS sudah mass product ? bolehkah saya meminta nomor hape anda Pak ? Ronie 0821 5309 0616

    • Paijo said,

      Januari 21, 2012 pada 9:56 am

      @mufroni
      Prototype Automatic Spinkle System dibuat dan diujicoba tahun 2005 dengan hasil yang memuaskan. Kemudian disempurnakan lagi tahun 2006 menjadi Plant Watering Equipment 3 in 1 dengan hasil yang lebih baik. Namun keduanya belum diproduksi karena keterbatasan waktu yang saya miliki. Untuk rencana ke depan, saya akan mengganti sistim pengontrol dari yang sistim analog (transistor) menjadi sistim digital (IC) supaya lebih ringkas, lebih handal, dan lebih murah. Adapun rencana untuk memproduksi, sepertinya saya belum bisa melakukannya dalam waktu dekat karena kesibukan kerja kantor. Selain itu, saya juga mengalami masalah tingginya biaya produksi dari faktor tenaga kerja dan harga bahan baku karena sekarang saya tinggal di daerah tambang (remote area). Menurut rencana, saya akan memproduksi ASS dan juga beberapa hasil eksperimen saya yang lain setelah saya pensiun dari tempat kerja saya yang sekarang dan pindah ke daerah asal saya di Jawa untuk mendapatkan biaya tenaga kerja murah, dan bahan baku serta komponen juga mudah dicari. Sebagai tahap awal, saya akan memproduksinya berdasarkan pesanan dulu. Sampai saat ini, yang banyak peminatnya (melalui telp atau e-mail) adalah pengering pakaaian model lemari, penyiram tanaman otomatis (ASS), pengontrol pompa air otomatis, pemotong rumput bertenaga listrik, mesin penabur benih, mesin pemberi makan ikan otomatis, dll, serta paket software untuk administrasi penilaian di sekolah. Untuk software, mungkin bisa saya pasarkan lebih dulu karena tidak banyak memerlukan kerja fisik, dan sekarang sedang saya prioritaskan untuk saya garap, mudah-mudahan dapat saya rilis sekitar bulan Mei/Juni tahun ini di bawah bendera Paijo Eksperimenter dengan sistim royalti.
      Terimakasih dan salam eksperimen.

      • iqbal said,

        Juli 27, 2012 pada 4:17 pm

        salam pak paijo.. saya dari malaysia ingin menanyakan sesuatu. boleh gak pak paijo kasi email sama saya..

  10. Januari 5, 2012 pada 11:09 pm

    Pak Paijo Yth.,

    Mohon informasi dimana saya bisa memperoleh timer yang bisa diapplikasikan untuk menyiram taoge (kecambah) dalam skala besar dan bagaimana konstruksinya, Saat ini beberapa pengusaha kecambah yang saya temui masih menggunakan cara tradisional dengan menyiram mennggunakan ember setiap tiba waktunya menyiram,
    Terima kasih.

    salam,,
    Gatot

  11. Angton Setiawan (Wawan) said,

    November 9, 2011 pada 12:09 pm

    Yth. Bp. Paijo
    Saya sedang membutuhkan sprinkle untuk menyiram halaman yang akan ditanami rumput. Mohon informasi harganya. Kami ada di Bali luas halaman kira 2.200 m2 (42 X 52 meter).
    Terima kasih sebelumnya.

    Salam,
    Wawan.

  12. krisno said,

    Juni 30, 2011 pada 7:46 pm

    butuh springkle otomatis,
    Timer, dan selenoidnya
    Hub 085279495399 (marketing)
    Kami menyediakan
    PT. RUTAN
    Pusat belanja mesin pertanian

  13. Irlan said,

    Maret 9, 2011 pada 8:14 pm

    Malam pa,kalau boleh tau kisaran harganya berapa dan jangkauan penyiramannya berapa meter ?..

    Tolong dinfokan detailnya(SMS) ke No. 0818 773 772,

    Salam,Irlan

  14. Jabon said,

    Juli 20, 2010 pada 12:16 pm

    wow sangat canggih … bagaimana anda bisa mendapatkan ide itu …
    saya akan kembali lagi nanti untuk postingan anda yang sselanjutnya ..:-)

  15. Alamsyah said,

    Mei 13, 2010 pada 5:26 am

    Ass.. saya alamsyah. klo boleh saya minta no yg bisa dihubUngi mas bwt tanya dan konsultasi. ditunggu.. terima kasih.

  16. suke said,

    Desember 17, 2009 pada 1:40 pm

    aslm wr wb,,,,,pak paijo tlong brikan aku referensi untuk membuat TA tenteng penyiram kecambah/tauge otomatis berbasis at89s51, dankalo pakai timer dan solenoid gmn pak paijo????

  17. S.Tanjung said,

    September 2, 2009 pada 12:19 pm

    Mas Paijo,
    Saya minta design kincir air (jenis roda/lingkaran) untuk Generator 10 KW & 5 KW, Rpm Generator = 3000-3500 Rpm.
    Ditunggu.

  18. alat sensor dan timer automatic bisa hubung said,

    Agustus 31, 2009 pada 9:45 pm

    subiyanto 08176018333

  19. edy chandra said,

    Agustus 19, 2009 pada 10:49 am

    pak berapa harga alat itukarena saya lagi mau buat kebun dan bagaimana opersionalnya apakah simple

  20. Gery said,

    Juni 23, 2009 pada 1:32 pm

    alat itu gak di jual ta ? kalo di jual saya mendapatkan nya di man ?

    thank’s

    salam kenal.

  21. Ardiyan said,

    Juni 12, 2009 pada 2:16 pm

    Dear Mas,

    Klo untuk keran solenoid saya bisa beli dmn yah?
    kok udah saya googling, tp lom nemu toko yg jual juga, hehe.
    Terus spesifikasi keran solenoid itu sendiri gmn?
    beroperasi pada AC atau DC?
    Thanks.

  22. Dian Budi Santoso said,

    Maret 4, 2009 pada 1:36 pm

    Mas Paijo, stelah saya membaca artikel ini saya jd tertarik…

    tlong buat mas paijo saya dkirimi artikel lengkapnya serta cara pembuatan alat ini, karena saya tertarik membuat alat ini untuk bahan pembuatan Tugas akhir saya.

    Terimaksh

  23. EKO HADI PURWANTO said,

    Oktober 15, 2008 pada 4:39 pm

    mohon informasi telepon yang dapat saya hubungi , terima kasih

  24. amin said,

    Agustus 17, 2008 pada 3:45 pm

    aku butuh rangkaian sensor bahan peledak

  25. Agustus 13, 2008 pada 8:02 am

    sye tertarik dengan produk ini,tp tak bia tgk gmbr dgn jelas…blh tak tunjuk gmbrnye?

  26. Imam said,

    Agustus 8, 2008 pada 4:24 pm

    Sebelumnya saya ucapkan selamat Mas Paijo..
    kalau boleh saya kirimin dunk…tahapan2 cara pembuatan automatic sprinkle system serta bahan/alat yg diperlukan. kebetulan saya senang dng tanaman hias, kira2 system ini bisa diaplikasikan dalam greenhouse gak ya?..sebelumnya terima kasih mas paijo

  27. Lamsidin said,

    Juli 27, 2008 pada 6:24 pm

    Kang Paijo jan joos gandos tenan ki. terus berkatya kang.
    seharusnya RI 1 dan RI 2 bangga punya sampeyan.

  28. April 7, 2008 pada 5:35 pm

    assalamua’laikum…..
    tuan saya seorang staf bhg.Pengurusan Fasiliti dpd UiTM Perak amat memerlukan maklumat terperinci mengenai sprinkler automatik ini..saya berharap sangat tuan dapat memberinya…jasa baik tuan didahului dgn ribuan terima kasih.

  29. alex syarifuddin said,

    Maret 22, 2008 pada 6:39 pm

    asslamu’alaikum pak paijo.saya Alex Syarfuddin,mhsiswa sem 6 teknik elektro di universitas swasta di probolinggo.saya ingin merancang suatu mikro kontroler sebagai Tugas Akhir saya nti,tapi saya msh bingung alat apa yang akan saya buat.kmudian saya lihat dan membaca sekilas tentang ASS(Automatic Sprinkle System) yang anda kembangkan.saya merasa menemukan petunjuk untuk tugas saya tsb.saya ign minta petunjuk dan bimbingan dari pak paijo agar bisa membantu saya dan bagaimana saya bsa langsung bertemu dengan pak paijo?sebelum dan sesudahnya saya ucpkan terima kasih.wasslamu’alaikum warohmatulah wabarokatuh.

  30. Februari 23, 2008 pada 1:36 pm

    Salam Kenal Mas…saya dari jurusan Teknik Elektro ITS…saya tertarik sama judul AUTOMATIC SPRINKLE SYSTEM..saya mau tanya tentang sensor basah+sensor Hujan pake apa?saya berencana mengembangkan judul tersebut menggunakan MCS51+Kontroller Fuzzy Logic…klo boleh..minta spesifikasi teknis,dan klo bisa skalian schematicnya, buat referensi aja. ini untuk tugas akhir saya, mohon bimbingannya.Terima Kasih, n sukses y buat LCEN 2008 …
    mungkin pas di surabaya saya bisa nanya-nanya ntar, ..=)

  31. Yuda Prawira said,

    Desember 29, 2007 pada 2:05 pm

    Gimana sih cara pembuatannya?

  32. Paijo said,

    September 5, 2007 pada 1:54 pm

    @ Maman
    ASS memanfaatkan PAM sebagai sumber airnya sehingga kekuatan semprotannya juga tergantung pada tekanan air PAM tersebut. Namun demikian, sangat dimungkinkan untuk dibuat varian ASS yang menggunakan pompa air bertenaga listrik jika digunakan pada daerah yang tidak tersedia PAM. Untuk itu tidak perlu dilakukan modifikasi pada alat pengendali, tetapi hanya dilakukan dengan mengganti keran solenoid dengan pompa air saja. Supaya relay lpada unit pengendali tidak cepat rusak, maka perlu ditambahkan sebuah relay arus kuat ( 220 volt ) yang menghubungkan unit pengendali dengan pompa air tersebut. Terimakasih dan salam eksperimen.

  33. maman said,

    September 5, 2007 pada 12:11 pm

    Salam kenal pak paijo
    Saya mau tanya, sistem pengairan untuk ASS bagaimana?
    Terima kasih

  34. Paijo said,

    Agustus 14, 2007 pada 9:51 am

    @ Pjoe_pSp
    Proyek anda lebih hebat secara teknis tapi mungkin cukup mahal harganya. Prinsip kerja keduanya sepertinya mirip. Kalau ASS baru tahap ujicoba prototype dan sukses tapi belum masuk tahap produksi. Bagaimana dengan proyek anda ?

    @ Lambang
    Soal aplikasinya sih bisa bermacam-macam tergantung kebutuhan karena ASS dirancang untuk multi guna. Kalau ASS menggunakan timer mekanik atau elektronik ( bukan microcontroler ) karena diikutkan lomba elektronika dasar tingkat SMA di ITB.
    Mengenai sensor tanah basah, dapat ditemukan di internet. Soal nyambung atau gak nyambung, itu bukan masalah karena saya sendiri bukan dari teknik dan juga bekerja tidak di bidang teknik. Background saya adalah pendidikan matematika. Saya pelajari teknik elektro dan teknik mesin secara otodidak dan terbukti bisa menghasilkan kreasi, inovasi maupun prestasi di tingkat nasional tidak kalah dengan yang berlatarbelakang teknik. Jadi saran saya, pelajari skill apapun yang bisa menunjang TA maupun pekerjaan.

    @ Wawan Irawan
    Terimakasih atas apresiasinya. Tentang ASS, itu hasil karya team binaan saya dimana saya hanya berperan sebagai technical advisor saja. Alat tersebut baru tahap ujicoba prototype dan sukses tapi belum ada rencana untuk memproduksi. Untuk dapat menguasai teknologi yang terkandung dalam ASS diperlukan pengetahuan ( dan skill ) logika, logic gate, sensor dan aktuator. Semuanya saya dipelari secara otodidak lewat buku, internet dan praktek. Andapun pasti bisa mempelajarinya kalau anda mau.

    @ Hari
    ASS belum diproduksi massal pak. Karena banyak orang yang menanyakan hal yang sama, saya akan coba kontak team kreatornya supaya mematentkan dan menawarkan kepada pabrikan untuk memproduksi dan memasarkannya. Soal harga, saya sendiri belum bisa menentukan karena biaya pembuatan prototype berbeda jauh dengan biaya produksi massal perunit.

    Terimakasih dan salam eksperimen untuk semua.

  35. Hari said,

    Agustus 13, 2007 pada 11:20 am

    Salam kenal Pak Paijo,

    Saya sangat tertarik dengan alat ASS (Automatic Sprinkle System), dimana yah bisa saya beli, berapa harganya.

    Terimakasih

    Hari

  36. wawan irawan said,

    Juli 10, 2007 pada 3:37 pm

    Salam kenal Pak Paijo…

    salut dengan kreativitasnya..
    semoga semakin banyak manfaatnya..

    saya tertarik dgn ASS nya, dimana bisa saya beli..?
    atau bgmn saya bisa mendapatkan/belajar system ini?

    Terima kasih

    Salam

  37. lambang said,

    Juli 1, 2007 pada 11:45 pm

    Pak Paijo,
    hampir sama tuh ama TA yg sdng sy krjkan, tp sy tuk greenhouse anggrek dan nyiramnya rncanya cm pke timer di mikro gtau klo ada sensor tnah basah maklum pak jurusan sy teknik informatika jd rada g nyambung.
    Tolong dong pak saran-nya………..

  38. Pjoe_pSp said,

    April 30, 2007 pada 3:09 pm

    Kumpulan projek kami telah mereka satu alat iaitu
    Automatic Flora Shower ( AFS ) merupakan sebuah alat yang
    direkabentuk bagi memudahkan lagi sistem penyiraman automatik dioperasikan mengikut masa yang telah ditetapkan dan juga beroperasi mengikut keadaan cuaca. Alat ini menggunakan bateri bagi menggerakkannya dimana ianya dicas oleh tenaga solar.
    Apa lebih hebat……

  39. Paijo said,

    April 23, 2007 pada 10:21 am

    @ Lubisgrafura
    Salam kenal juga bung Lubis. Diam-diam saya sudah pasang link ke blog anda karena saya sudah lama mengunjungi blog anda. Terimakasih dan salam eksperimen.

  40. lubisgrafura said,

    April 21, 2007 pada 6:19 am

    salam kenal Mas Paijo

    http://www.lubisgrafura.wordpress.com

  41. helgeduelbek said,

    Januari 22, 2007 pada 3:17 am

    Anu… kang saran wae, gambar sampean iki kegeden rosulusi, mbok dicilik-ke sitik resolusine, ben loading agak cepetan dikit. Wis salam eksperimen wae lah.

  42. Paijo said,

    Januari 17, 2007 pada 2:01 am

    @Rovicky
    Memang ada beberapa perbedaan jenis sensor.
    Pada pengendali lampu biasanya dilengkapi sensor sinar ( LDR bukan LED ) yang menyalakan lampu jika kedaan gelap. Ada juga yang dilengkapi timer mekanik atau digital.
    Pada automatic sprinkle system ini, dilengkapi dengan timer mekanik, sensor hujan dan sensor tanah basah. Tujuannya untuk memastikan hasil penyiraman sesuai keperluan tanaman ( basahnya pas ) sehingga tanaman akan sehat dan subur disamping menghemat pemakaian air.
    Terimakasih dan salam eksperimen.

  43. Rovicky said,

    Januari 17, 2007 pada 1:04 am

    Wah cukup menarik,
    Di rumah saya juga ada timer untuk lampu tetapi sepertinya sangat mekanis, menggunakan jam. Disitu dilengkapi sensor LED (kalo ga salah) untuk menyalakan lampu bila hari gelap mendung dsb.
    Apakah sama atau ada perbedaan ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 297 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: